Anggota DPR muda yang tergabung Shadow Gov bertemu Gus Dur di ruang kerjanya di Kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2008) sekitar pukul 11.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
"Ada dua hal yang kita minta nasihat dan pandangan dari Gus Dur, yaitu pemberantasan korupsi dan kontroversi seputar Pak Harto," ujar anggota FPG Yudhi Chrisnandi usai pertemuan kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 3.750 orang yang harus ditangkap, beliau tadi menyebutkan contoh nama-namanya, tapi saya tidak sebut karena off the record" jelas Yudhi.
Yudhi juga menambahkan, 3.750 orang yang disarankan Gus Dur untuk ditangkap karena telah melakukan korupsi, tidak hanya dari kalangan pengusaha, tapi juga politisi. "Pokoknya mereka terlibat korupsi di masa lalu sampai sekarang, termasuk BLBI," tegas dia.
Sementara itu, anggota DPR lainnya dari FPKB Azwar Anas menambahkan, Gus Dur meminta agar kasus BLBI segera dituntaskan. Dalam soal ini mantan Presiden RI ini menilai sistem pemerintah gagal untuk mengembalikan uang negara yang diambil para obligor nakal.
Contohnya, dari data BPK disebutkan ada sekitar Rp 140 triliun yang teraudit merugikan negara. Sementara potensi kerugian negara dalam kasus BLBI diduga sebesar Rp 605 triliun. Banyak obligor yang menerima SKL tapi masih bermasalah.
"Gus Dur minta ada ketegasan negara dan aparat penegak hukum agar ada kepastian hukum bagi obligor nakal itu dan perlu ditelusuri," imbuh dia.
Pertemuan dengan Gus Dur, diakui Yudhi, memang merupakan prioritas utama Shadow Gov untuk menemui sekitar 10 tokoh nasional. Setelah Gus Dur, mereka juga akan bertemu Megawati Soekarnoputri, Habibie, Wiranto, R Hartono, Akbar Tandjung, Hasyim Muzadi, Din Syamsuddin, Franz Magnis Suseno dan tokoh penting lainnya. (zal/asy)











































