Hal ini mengemuka pada saat kunjungan Cagub PKS Ahmad Heryawan ke Indramayu pada Senin, 28 Januari 2008. Ahmad bertemu dengan Bupati Indramayu Irianto Syaifuddin atau lebih dikenal Yance serta tokoh masyarakat Pantura lainnya.
"Dalam dialog itu, mereka minta pemerintah daerah agar memberikan perhatian secara proporsional," ujarnya saat menghadiri sidang terbuka pengukuhan guru besar ilmu komunikasi kepada Soleh Soemirat di Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Selasa (29/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua opsi itu adalah hak warga Pantura. Tidak ada yang bisa menahan aspirasi itu, yang penting harus sesuai dengan mekanisme perundang-undangan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ahmad, perlu adanya kajian akademis mengenai pemisahan wilayah Pantura dari Jabar. Jika dari kajian akademis tidak lulus namun masyarakat tetap bersikeras melakukan pemisahan, menurutnya itu adalah hak masyarakat. "Yang penting harus sesuai undang-undang," tandasnya.
Ahmad menambahkan untuk ke depan terminologi pengotakan wilayah harus dihapuskan. "Tidak ada istilah pantura atau priangan, yang ada Jawa Barat. Hal ini agar tidak ada ketersinggungan sosial," ujarnya.
(ern/nrl)











































