Dalam iklan tersebut, terpampang foto Sarkozy dan Bruni sedang tersenyum dengan gelembung-gelembung berisi tulisan keluar dari kepala Bruni.
Tulisan tersebut berbunyi, "Dengan Ryanair, semua keluarga saya bisa datang ke pernikahan saya." Iklan tersebut dimuat di harian Prancis, Le Parisien pada Senin, 28 Januari kemarin.
Sarkozy meminta pencabutan iklan tersebut secepatnya. Demikian disampaikan penasihat Sarkozy, Franck Louvrier seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Selasa (29/1/2008).
Sarkozy menganggap iklan itu merupakan penyalahgunaan gambar presiden. Namun belum jelas apakah Sarkozy akan menuntut ganti rugi.
Pihak Ryanair akhirnya meminta maaf. "Itu merupakan komentar humor tentang hal yang sangat menarik perhatian publik di Prancis. Kami dengan tulus minta maaf," demikian statemen Ryanair.
Kisah cinta antara Sarkozy dengan Bruni, supermodel yang kini menjadi penyanyi, telah menyedot perhatian media Prancis sejak keduanya tampil bersama di depan umum pada Desember 2007 lalu. Sarkozy (52) telah mengisyaratkan rencana pernikahannya dengan Bruni (40), namun dia tak menyebutkan tanggal.
(ita/sss)











































