Tanpa membeli barang dagangannya, Bendahara PBNU Bambang Adiyaksa bagi-bagi duit kepada para pedagang. Para pedagang ini diberi uang masing-masing Rp 10.000.
Bambang yang datang bersama istri dan dua orang stafnya ini bertujuan berziarah ke makam Pak Harto. Usai berziarah, Bambang ditawari oleh seorang ibu pedagang kaos cinderamata untuk membeli barang dagangannya. Bambang langsung mengeluarkan sejumlah uang dari kantongnya.
Namun, bukan membeli barang dagangan ibu tersebut, Bambang langsung memberi uang Rp 10.000 kepada ibu tersebut. Spontan para pedagang lainnya menyerbu Bambang. Tidak satu pun dari pedagang yang tidak dapat. Semuanya kebagian.
"Kenapa Pak kok tiba-tiba bagi-bagi duit?" tanya para wartawan.
"Ya, nggak apa-apa. Ini sedekah. Saya cuma ingin sedekah tok," katanya sambil menawarkan uang Rp 30.000 kepada para wartawan. Namun para wartawan menolaknya.
Setelah bagi-bagi duit tersebut, Bambang yang menaiki mobil Fortuner nopol B 70 NU itu langsung melaju keluar Kompleks Astana Giribangun. (ziz/nrl)











































