Penguasa Orde Baru itu dirawat di kamar nan mewah tersebut selama 24 hari sejak 4 Januari 2008. Pada 27 Januari 2008, Soeharto menghembuskan nafas terakhir.
Kamar tempat Soeharto berjuang melawan sakit dan menghadapi ajal itu tidak kalah dengan kamar suite hotel berbintang lima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3 Sofa kulit berwarna salem tampak mengelilingi sebuah meja segi empat. Di depannya tampak sebuah televisi 21 inchi di atas rak kayu.
Tampak pula sebuah meja makan dengan 4 kursi makan. Sebuah kulkas juga tersedia.
Kamar mandinya pun setaraf dengan hotel berbintang yang lengkap dengan shower dan bath tub. Air yang mengucur dari keran bisa diatur mau panas, dingin, atau hangat maupun suam-suam kuku. Hmmm... pokoknya full fasilitas.
Harganya? Rp 2,5 juta per harinya. Jumlah ini hanya untuk kamar saja. Belum termasuk biaya dokter dan obat-obatan maupun penggunaan alat medis.
Selain kamar 536 untuk perawatan Soeharto, kamar President Suite 538 juga digunakan keluarga Cendana untuk beristirahat sambil menunggui Soeharto.
Tung... itung... itung... itung... biaya yang harus dibayarkan keluarga Cendana, hanya untuk 2 kamar President Suite selama 24 hari, tepatnya Rp 120 juta. Itu belum termasuk biaya obat, dokter, dan penggunaan peralatan medis.
(rdf/sss)











































