Rizal mengaku kedatangannya kali ini untuk membantu Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus tersebut.
"Agar sebagai bangsa kita belajar dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," kata Rizal di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, siapa pun yang menjabat sebagai pejabat pada waktu itu dan turut terlibat dalam penyaluran BLBI, harus siap diperiksa.
"Apalagi sebelum krisis kan ada kredit likuiditas. Menurut hemat kami, harus diperiksa dan dimintai pertanggungjawaban," ujar dia.
Ditanya siapa saja yang bertanggung jawab soal penyaluran BLBI, Rizal menjawab, "Termasuk mantan pejabat dan pejabat yang sekarang masih menjadi pejabat."
Pada 11 Desember 2007 lalu, Rizal sempat dipanggil Kejagung, namun penyelidikan terpaksa dibatalkan lantaran Kejagung sedang rapat kerja. (ptr/sss)











































