Warga Aceh Dihalo-halokan Pasang Bendera Setengah Tiang

Warga Aceh Dihalo-halokan Pasang Bendera Setengah Tiang

- detikNews
Selasa, 29 Jan 2008 10:44 WIB
Banda Aceh - Mobil operasional Infokom Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berputar-putar di seputaran Kota Banda Aceh. Mobil jenis kijang ini menghalo-halokan agar warga Banda Aceh mengibarkan bendera setengah tiang untuk menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Soeharto.

Namun ternyata tidak semua warga Aceh mau mengibarkan bendera setengah tiang. Begitulah pantauan detikcom di Banda Aceh, Selasa (29/1/2008).

"Di rumah saya tidak dikibarkan bendera setengah tiang. Karena saya masih merasa dendam dengan mantan orang nomor satu itu," ujar Reza, salah seorang warga Banda Aceh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reza masih ingat bagaimana situasi desanya yang berada di Kabupaten Idi Rayeuk, Aceh Timur, ketika masa pemberlakuan Daerah Operasi Militer (DOM) saat rezim Soeharto berkuasa.

"Jadi, meski Soeharto sudah meninggal, hukum harus tetap ditegakkan. Berapa ribu orang di Aceh meninggal akibat DOM yang diberlakukan pada masa Soeharto itu," pungkasnya.

Sementara Gubernur NAD Irwandi Yusuf yang juga mantan GAM enggan memberi komentar terkait meninggalnya Soeharto. Meski demikian bendera Merah Putih berkibar setengah tiang di depan gedung kantornya.

Warga yang mengibarkan bendera umumnya warga yang rumahnya berada di jalan-jalan protokol Banda Aceh, dan sejumlah instansi pemerintah.

Pengibaran bendera setengah tiang sebenarnya sudah dilakukan sebagian warga Banda Aceh sejak Senin 28 Januari 2008 kemarin.
(ray/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads