Kisah ini terjadi di distrik Amparo, Guatemala, yang berada di timur laut pusat pemerintahan Guatemala City. Pada Senin (28/1/2008), Karla Vega Rafael (19) tertembak peluru nyasar dalam sebuah baku tembak antar anggota geng.
Luka Karla sangat parah karena tertembak di bagian leher. Akhirnya, dalam perjalanan ke RS San Juan de Dios, Karla yang tengah hamil 7 bulan itu tidak tertolong lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berjuang, dokter bisa mengangkat bayi dari rahim ibunya. Sempat terjadi kegagalan jantung, namun bayi beruntung itu bisa pulih dan dalam kondisi stabil setelah ditempatkan di inkubator dan dibantu ventilator. (gah/ptr)










































