"Jangan sampai proses hukum Pak Harto tenggelam akibat terlalu besarnya penghormatan maupun sanjungan," tegas Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (CIDES), Syahganda Nainggolan dalam siaran persnya yang diterima detikcom di Jakarta, Senin (28/1/2008).
Menurut Syahganda, secara moral dan politik sikap yang ditampilkan SBY dan tokoh-tokoh nasional pada almarhum Soeharto dinilai sudah tepat. Namun penghargaan tidak perlu dibesar-besarkan. Karena Pak Harto juga memiliki banyak kesalahan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelesaian kasus Pak Harto tidak cukup dengan memberi maaf oleh berbagai pihak, meskipun pemberian maaf diperlukan mengingat rasa simpati serta alasan kemanusiaan. Masih banyak rakyat Indonesia yang sulit memaafkan Soeharto akibat kekuasaannya di masa lalu yang represif.
Menyinggung para kroni Soeharto yang belum tersentuh hukum, Syahganda berharap pemerintahan SBY dapat secepatnya melakukan penindakan hukum yang lebih berani, demi terungkapnya berbagai kasus penyalahgunaan kekuasaan selama era pemerintahan Soeharto.
"SBY akan memperoleh simpati publik yang besar jika selama kepemimpinannya mampu menuntaskan kasus hukum Soeharto, di samping mampu menjerat para kroni Soeharto sebagai pelaku korupsi ke muka pengadilan," tandasnya. (mar/ptr)











































