Eks Aktivis PKI Beri Maaf Soeharto

Eks Aktivis PKI Beri Maaf Soeharto

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 21:47 WIB
Palembang - Di awal karirnya sebagai Presiden RI, Soeharto adalah figur di balik penumpasan gerakan PKI. Semua aktivis PKI diburu dan dijadikan warga negara kelas buncit.

Oleh karena itu, tak heran bila ada mantan aktivis PKI yang tetap tidak mau memaafkan Soeharto walau sekarang, jenderal bintang lima itu sudah wafat. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Bahahudin (80), seorang mantan aktivis PKI yang tinggal di Palembang, Sumatera Selatan.

Walau mengaku sakit hati atas perlakuan rezim Orba, pria yang akrab dipanggil Wak Uban itu dengan besar hati memaafkan Soeharto. "Kalau sakit hati, mungkin tidak terkira. Tapi, ya, sebagai manusia saya harus memaafkan. Toh, apa yang ada di dunia ini semua fana," kata Wak Uban di kediamannya, Jl Mongonsidi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (28/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wak Uban semasa mudanya aktif di PKI. Karena keaktifannnya itulah, dia harus merasakan dinginnya penjara 1967 sampai 1977 di Pulau Kemaro, Palembang, sampai Pulau Buru, Maluku, lalu sampai ke Jawa Tengah.

"Soeharto itu menjalankan dari apa yang diyakininya. Begitu juga dengan kita. Kalau dia masih hidup dan sehat, kita mungkin akan terus menggugatnya. Tapi saat dia renta dan sudah menemui ajal, ya, kita sebagai manusia memaafkannya," katanya.

Maaf sudah terucap. Meskipun begitu, Wak Uban berharap proses hukum terhadap Soeharto tetap berjalan dengan baik.

"Sebaiknya pemerintah tetap memproses hukum, sehingga rakyat Indonesia tahu, apa kesalahannya selama ini," katanya. (tw/gah)


Berita Terkait