Salah satu pelayat yang kena copet itu adalah Astuti. Ibu asal Klaten, Jawa Tengah, ini terperanjat begitu hendak meninggalkan kawasan Astana Giribangun Senin (28/1/2008) sore ini.
"Masya Allah, dompetku hilang. Bagaimana ini," kata Astuti kepada anak laki-lakinya yang berusia 8 tahun dengan setengah meraung. Astuti kaget, dompetnya yang ditaruh di tas lenyap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isinya Rp 800 ribu. Tapi yang penting itu surat-suratnya, Mas," kata Astuti kepada detikcom yang datang mendekat.
Namun Astuti masih bersyukur karena dipastikan bisa pulang ke Klaten karena dari awal ikut rombongan. Namun kejadian ini tetap membuat Astuti syok, wajahnya pucat pasi.
Kejadian yang menimpa Astuti setidaknya juga terjadi pada 3 orang lain. Ada yang kehilangan telepon genggam, dompet, dan tas. (aba/sss)











































