Biang Kerok Macet di Giribangun, Tukang Ojek Diusir Kopassus

Biang Kerok Macet di Giribangun, Tukang Ojek Diusir Kopassus

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 16:13 WIB
Jakarta - Usai Soeharto dimakamkan di Kompleks Astana Giribangun, suasana lalu lintas macet. Ratusan tukang ojek menjadi kendala. Namun setelah tukang ojek diusir Kopassus, lalu lintas kembali lancar.

Suasana di Astana Giribangun Senin (28/1/2008) sejak pukul 14.10 WIB diguyur hujan deras. Tamu undangan yang menghadiri pemakaman Soeharto tidak bisa menuju mobil mereka yang terpakir 2 kilometer dari kompleks pemakaman.

Keadaan itu dimanfaatkan tukang ojek untuk membawa tamu ke mobil mereka. Namun kemacetan tidak terhindarkan, dan tempat parkir menjadi kacau balau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat situasi menjadi macet, puluhan Kopassus lalu mengusir tukang ojek. Cara mereka mengusir tukang ojek dengan menendang motor tukang ojek.

"Ayo turun-turun," teriak salah seorang personel Kopassus agar para tukang ojek menuruni Astana Giribangun yang letaknya tinggi.

Setelah diusir, ratusan tukang ojek pun meninggalkan kompleks pemakaman Astana Giribangun. Suasana di Astana Giribangun pada pukul 15.50 WIB pun dapat dikendalikan. Hujan juga sudah berhenti sekitar pukul 15.30 WIB.
(nik/sss)


Berita Terkait