"Kita sangat pahami simpati dan bela sungkawa dari para pejabat kepada almarhum Pak Harto. Tapi, yang proposional saja-lah. Harusnya Pak Jusuf Ronodipuro juga layak mendapatkan penghargaan yang sama," kata Ketua FKB Effendi Choirie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2008).
Gus Choi menilai jasa Jusuf dalam perjuangan kemerdekaan sangatlaj besar bila dibanding Soeharto. Sayangnya, Jusuf tidak mendapatkan kesempatan menjadi presiden sebagaimana Soeharto, sehingga tidak mendapatkan penghormatan seperti Soeharto.
"Pak Harto memang orang besar, tapi jangan lupa kesalahannya juga besar. Utang 1.500 triliun itu warisan Pak Harto. Sementara Pak Jusuf adalah pahlawan yang menyebarkan kemerdekaan Indonesia melalui RRI. Beliau itu orang besar dan kesalahannya kecil," cetusnya.
Politisi PKB ini menyayangkan minimnya para pejabat yang menghadiri pemakaman Jusuf Ronodipuro. Seharusnya pemerintah tetap mengatur agar salah satu perwakilan dari pemerintah selevel menteri datang dalam pemakaman Jusuf.
"Sebagai bentuk penghormatan pada para pahlawannya seharusnya ada satu menteri yang mewakili atas nama presiden . Jangan ke astana giri bangun semua," ujar dia. (try/asy)











































