Setiap menjelang siang, camilan itu selalu terhidang di meja kerja Soeharto di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta. Menu itu juga disajikan pada wartawan.
Tentu tidak setiap hari tiwul atau gethuk yang disajikan. Ada ubi rebus, pisang kephok rebus, kacang kedelai, dan aneka rupa camilan ndeso sejenis lainnya juga menjadi menu coffee break penguasa Orde Baru itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak setiap hari wartawan kepresidenan dapat bertemu dengan Ibu Tien yang memang jarang datang ke kantor suaminya. Hanya pada saat kunjungan ke luar daerah atau luar negeri para wartawan bisa berbincang-bincang langsung dengan almarhumah.
Biasanya sesaat setelah pesawat kepresidenan yang membawa rombongan mengudara, Pak Harto dan Ibu Tien 'menjenguk' para wartawan di bagian belakang. Setelah berkenalan satu per satu, sejumlah pesan akan mereka sampaikan pada wartawan.
"Ibu Tien biasanya bilang 'Kalian jaga kesehatan ya, jangan lupa istirahat. Perjalanan kita jauh lho," kenang A'a Agus, seorang wartawan senior kantor berita asing. (lh/ken)











































