Akan Dikubur, Soeharto Masih Diminta Diadili

Akan Dikubur, Soeharto Masih Diminta Diadili

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 12:03 WIB
Jakarta - Sudah wafat dan sebentar lagi dikubur, tidak membuat semua orang memaafkan Soeharto. Demo yang menyuarakan agar penguasa Orde Baru itu diadili masih terjadi.

Sekitar 70 orang yang menamakan dirinya Kesatuan Rakyat Adili Soeharto (Keras) beraksi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (28/1/2008).

Mereka menuntut agar Soeharto diadili atas kejahatan yang telah dilakukan selama 32 tahun berkuasa. "Soeharto di sini bukan hanya pribadi Soeharto saja, tapi juga kroni-kroninya," kata humas Keras Bapu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa kompak mengenakan ikat kepala putih bertuliskan 'Adili Soeharto'. Sebagian besar pengunjuk rasa yang membawa sepeda motor mengikatkan Merah Putih di kendaraannya.

Dalam aksinya, mereka membawa poster bertuliskan 'Adili Soeharto atau SBY-JK turun'. Poster itu juga bergambar Soeharto dalam pakaian militer lengkap dengan tanda silang berwarna merah.

"Soeharto membuat negara berutang lebih dari US$ 600 miliar, ekonomi Indonesia hancur," teriak orator dengan menggunakan pengeras suara.

Akibatnya, lanjut orator, kemiskinan terjadi di mana-mana. "Kini rakyat punya beban utang Rp 9 juta yang harus dibayar melalui pajak," sambungnya.

The Smiling General itu pun dituding ikut mendalangi pembunuhan atas lebih dari 3 juta jiwa pada 1965-1971.

Pukul 12.00 WIB, massa merangsek menuju Merdeka. Sekitar 5 polisi menjaga aksi itu. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads