Sekitar 70 orang yang menamakan dirinya Kesatuan Rakyat Adili Soeharto (Keras) beraksi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (28/1/2008).
Mereka menuntut agar Soeharto diadili atas kejahatan yang telah dilakukan selama 32 tahun berkuasa. "Soeharto di sini bukan hanya pribadi Soeharto saja, tapi juga kroni-kroninya," kata humas Keras Bapu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, mereka membawa poster bertuliskan 'Adili Soeharto atau SBY-JK turun'. Poster itu juga bergambar Soeharto dalam pakaian militer lengkap dengan tanda silang berwarna merah.
"Soeharto membuat negara berutang lebih dari US$ 600 miliar, ekonomi Indonesia hancur," teriak orator dengan menggunakan pengeras suara.
Akibatnya, lanjut orator, kemiskinan terjadi di mana-mana. "Kini rakyat punya beban utang Rp 9 juta yang harus dibayar melalui pajak," sambungnya.
The Smiling General itu pun dituding ikut mendalangi pembunuhan atas lebih dari 3 juta jiwa pada 1965-1971.
Pukul 12.00 WIB, massa merangsek menuju Merdeka. Sekitar 5 polisi menjaga aksi itu. (nvt/sss)











































