Dua Sisi Mata Uang Soeharto

Dua Sisi Mata Uang Soeharto

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 09:37 WIB
Nusa Dua - Suka atau tidak suka, Soeharto adalah presiden Indonesia selama 32 tahun. Dia terlihat seperti dalam dua sisi mata uang. Ada hal positif dan negatif yang dilakukannya untuk bangsa.

Begitulah yang disampaikan Ketua Tranparency Internasional Indonesia (TII) Todung Mulya Lubis di sela acara Konferensi Antikorupsi di BICC, Nusa Dua, Bali, Senin (28/1/2008).

"Wafatnya Soeharto menyisakan begitu banyak tanda tanya. Dia menyisakan begitu banyak misteri," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Todung pun menyalahkan pemerintah karena 10 tahun menunda-nunda dan tidak melakukan proses hukum terhadap Soeharto, keluarga dan kroninya.

"Sehingga sekarang sejarah Indonesia diwariskan dengan pertanyaan besar mengenai di mana tempat Soeharto, apakah dia betul-betul sebagai seorang pahlawan yaitu Bapak Pembangunan Bangsa, apakah dia seorang pelanggar HAM, atau apakah dia juga yang diduga melakukan tindak pidana korupsi," tandas Todung. (sss/ana)


Berita Terkait