Senin (28/1/2008) dini hari ini, SMS yang berisikan penolakan tanda berkabung atas kematian Soeharto beredar. Setidaknya ada dua SMS yang tegas menolak.
"Kita beritakan kepada seluruh rakyat & teman yang masih peduli terhadap demokrasi (via sms, email, dll) untuk bersama-sama tidak mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda protes sipil atas belum terbayarnya hutang dosa-dosa politik Soeharto selama 32 tahun," begitu salah satu bunyi SMS yang beredar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tolak instruksi Hari Berkabung 7 Hari! Tolak gelar kepahlawanan buat diktator Soeharto!" bunyi SMS itu hanya beberapa jam setelah Soeharto dikabarkan meninggal hari Minggu kemarin.
Pantauan detikcom, banyak warga Jakarta yang tidak memasang bendera setengah tiang pagi ini. Terlihat hanya satu-satu rumah yang melakukan instruksi PP yang juga dibuat Soeharto itu. Misalnya di Pamulang, Kramatjati, Pondok Gede, Pasar Minggu, dsb.
Hanya perkantoran saja yang cukup tertib memasang bendara setengah tiang. (aba/nrl)











































