Pengantar jenazah Soeharto terdiri dari ambulans, mobil sedan, bus, polisi, dan motor polisi. Mereka melewati Jl Cawang menuju bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.05 WIB, Senin (28/1/2008).
Setelah mobil jenazah dan iring-iringan jenazah melewati Jl Cawang, jalan tol dan reguler, dibuka kembali. Jalan pun kembali ramai. Pasukan yang menjaga di atas jembatan juga sudah turun. Wartawan foto yang mengabadikan iring-iringan jenazah dari atas sudah turun. Warga yang menonton juga sudah kembali melakukan aktivitas masing-masing. (nik/sss)











































