Pemantauan detikcom, hingga pukul 06.50 WIB, Senin (28/1/2008), dua karyawan Astana Giribangun yang berbaju batik itu sudah bolak-balik lebih 20 kali mengangkut pasir. Pasir yang diambil dari Kali Samin, Matesih, itu akan digunakan untuk menimbun liang lahat Pak Harto.
Pasir ini dipak dalam kantong-kantong plastik berukuran 20 Kg. Karung-karung itu dipikul oleh dua karyawan Giribangun dari sisi barat Astana Giribangun dengan menggunakan batang bambu dan dibawa masuk ke dalam ruang utama makam Pak Harto. Menurut keduanya, pasir ini sudah disiapkan sejak Minggu kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan para tamu pelayat saat ini sudah mulai berdatangan ke Astana Giribangun. Mereka harus melewati pemeriksaan ketat dengan metal detector.
Berbagai persiapan upacara pemakaman juga terus berlangsung. Semua petugas upacara kenegaraan dari TNI/Polri juga sudah disiapkan di sekitar lokasi. Termasuk 1 peleton korps musik dari Kodam IV Diponegoro, Kopassus, AU, AL, dan Brimob. (asy/nrl)










































