Kerupuk itu dijual oleh sekitar 5 warung terdekat dengan Astana Giribangun yang terletak di Bukit Mangadeg. Untuk mencapai warung itu, wartawan mesti menuruni bukit sekitar 200 meter dengan tingkat kecuraman 20 derajat.
Hanya kepada 5 warung itulah wartawan bisa berharap untuk memuaskan dahaga logistiknya. Dan bisa ditebak, warung itu kini kehabisan stok makanan berat. Yang tersisa pada Senin (28/1/2008) pagi ini hanya permen, rokok, kerupuk dan air mineral. Sedangkan roti maupun mi instan, ludes sejak semalam. Sarapan nasi belum tersedia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga biasa sudah terlarang masuk ke Astana Giribangun. Otomatis hanya orang yang berkepentingan saja yang bisa naik ke atas. Jika wartawan wira-wiri mencari sembako, bisa-bisa nanti saat ke atas akan kesulitan karena berpapasan dengan tamu-tamu yang hendak melayat. Jadi terpaksalah wartawan harus berpuasa sejenak.
(nrl/nrl)











































