Pemantauan detikcom, pukul 23.00 WIB, Minggu (27/1/2008), warga yang mengantre untuk melihat jenazah Pak Harto masih tampak panjang. Mereka harus berbaris rapi dengan pengawasan ketat aparat keamanan.
Ada empat lapis pengamanan yang harus dilewati pengunjung untuk bisa melihat jenazah Pak Harto. Di pagar rumah Pak Harto, warga diperiksa oleh Marinir yang dibantu oleh aktivis Pemuda Panca Marga (PPM) dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah masuk ke halaman, mereka juga diperiksa lagi. Di titik ini, warga diperiksa oleh aparat keamanan berbaju safari. "Silakan tas dititipkan, jaket dibuka, HP dinonaktifkan, dan kamera dititipkan," kata aparat. Di teras rumah memang disediakan tempat penitipan barang-barang pengunjung, termasuk HP.
Setelah itu, warga masuk ke dalam rumah. Pintu rumah dijaga oleh aparat Kostrad yang bersenjata lengkap. Di titik ini, pengunjung tidak diperiksa, namun hanya diawasi oleh anggota Kostrad itu.
Setelah melewati pintu rumah, warga masuk ke dalam ruang tengah. Di ruang tengah inilah, disemayamkan jenazah Pak Harto. Di pintu ruang tengah ini, ada sekitar 8 aparat Kopassus. Mereka mengawasi dengan seksama pengunjung yang masuk.
Di ruang tengah ini, jenazah Pak Harto terletak di dalam peti warna cokelat yang dibungkus kain putih. Di sudut peti, dipasang foto Pak Harto mengenakan seragam Angkatan Darat (AD) lengkap dengan topi dan bintang limanya.
Pemantauan detikcom pukul 23.00 WIB, di samping peti jenazah Pak Harto, terdapat Mbak Tutut, Mbak Titik, dan Mamik yang terus menangis. Mantan Mensesneg Moerdiono juga berada di ruang tengah yang berukuran sekitar 8x6 meter itu. Juga ada sekitar 20 orang berbaju koko dan berpeci putih mengenakan berzikir dan membacakan Surat Yasin. Masih banyak pelayat yang berdoa di dekat Pak Harto.
Warga yang masuk ke ruang tengah tidak bisa berlama-lama. Mereka hanya berjalan mengelilingi jenazah Pak Harto dari jarak 2 meter sambil berdoa. Setelah itu, mereka pun keluar lagi dan meninggalkan rumah Cendana.
(asy/nrl)











































