KBRI juga membuka buku duka cita (condolence) untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat dan para pejabat Kuba, di kalangan Partai Komunis, Kementerian Luar Negeri maupun instansi pemerintah lainnya serta para Duta Besar perwakilan asing di Havana untuk menyampaikan duka cita. Di samping buku condolence diletakkan pula foto Presiden Soeharto dan karangan bunga.
Demikian siaran pers M Siradj Parwito, Fungsi Pensosbud KBRI di Havana, Minggu (27/1/2008) pukul 23.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































