"Saya secara pribadi dan institusi mengucapkan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan presiden Soeharto. Secara kemanusiaan kita harus memaafkan Pak Harto," tutur Ahmad dalam pernyatannya melalui telepon kepada detikcom, Minggu (27/1/2008).
Ahmad mengajak rakyat Indonesia untuk melupakan masa lalu agar masa depan yang akan dibangun tidak selalu dibayang-bayangi oleh rasa dendam terhadap Soeharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan mengkambinghitamkan masa lalu. Kehidupan baru harus kita rintis bersama dengan semangat dan visi baru yang lebih berorientasi pada kemajuan bangsa," ujar Ahmad.
Kalaupun masih ada orang-orang yang hingga wafatnya Soeharto masih melakukan tuntutan hukum, Ahmad mempertanyakan alasan tidak diusutnya kasus Soeharto saat masih hidup.
Meskipun sudah mengeluarkan pernyataan, rencananya Ahmad baru akan melakukan lawatan ke kediaman Soeharto Senin 28 Januari 2008.
(ema/mly)










































