Gempa Melengkapi Hujan Guntur

Pak Harto Wafat

Gempa Melengkapi Hujan Guntur

- detikNews
Minggu, 27 Jan 2008 21:16 WIB
Jakarta - Fenomena alam hari ini cukup lengkap di tengah momen bersejarah wafatnya Pak Harto, Minggu (27/1/2008). Hujan yang semingguan lebih tidak pernah mampir di Jakarta, tiba-tiba tercurah dengan lebat.

Hujan deras ini bisa dirasakan di sebagian Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Rumah duka di Jl Cendana juga kebagian 'tangisan' dari langit.

Hal yang sama juga terjadi di rumah masa depan Pak Harto di Astana Giribangun, Karanganyar, atau sekitar 40 km dari Solo. Hujan yang semingguan tidak menyapa, tiba-tiba hadir dengan deras. Guntur menggelegar sesekali terdengar. Angin cukup kencang juga tak mau ketinggalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada malam hari, Yogyakarta yang merupakan kota kelahiran Pak Harto digoncang gempa. BMG mencatat, gempa itu terjadi pukul 19.48.03 WIB.

Gempa berkekuatan 5,2 SR ini berpusat di 115 km Tenggara Wonosari-DIY, 128 km Tenggara Bantul-DIY, 131 km Barat Daya Wonogiri-DIY, 138 km Tenggara Yogyakarta-DIY, 131 km Barat Daya Wonogiri-DIY. Pusat gempa berkedalaman 22 km ini tidak menimbulkan tsunami. (nrl/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads