"Selama bertahun-tahun, saya digerakkan oleh orang-orang yang mengharapkan Amerika seperti sewaktu ayah saya menjadi presiden ... Itu sebabnya saya mendukung Barack Obama."
Begitulah cuplikan tulisan Caroline Kennedy dalam artikelnya di The New York Times berjudul "A President Like My Father" pada Minggu (27/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Caroline yang berusia 5 tahun saat ayahnya ditembak mati tahun 1963 ini berharap ada perubahan kepemimpinan seperti sewaktu tahun 1960.
"Kita punya tanggung jawab menolong anak-anak agar percaya pada diri sendiri dan kekuatan mereka untuk mengasah masa depan. Senator Obama menginspirasi anak-anak saya, cucu-cucu dari orangtua saya, dengan perasaan kemungkinan itu," tulis ibu 3 anak remaja ini.
"Saya tidak pernah memiliki presiden yang menginspirasi saya seperti yang orang-orang katakan bahwa ayah saya menginspirasi mereka. Tapi untuk pertama kalinya, saya percaya telah menemukan orang yang bisa menjadi presiden seperti itu, bukan hanya untuk saya, tapi untuk generasi baru Amerika," tulis pengarang buku "A Patriot's Handbook: Songs, Poems, Stories and Speeches Celebrating the Land We Love" ini. (sss/ana)










































