Obama Menang di South Carolina, Skor 2:2 dengan Hillary

Obama Menang di South Carolina, Skor 2:2 dengan Hillary

- detikNews
Minggu, 27 Jan 2008 12:20 WIB
Obama Menang di South Carolina, Skor 2:2 dengan Hillary
Columbia - Sama-sama kuat. Skor Hillary Clinton dan Barack Obama kini 2:2 setelah Obama memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di South Carolina.

Obama sebelumnya telah membukukan kemenangan di Iowa. Sedangkan Hillary tercatat menang di New Hampshire dan Nevada.

Di South Carolina, Obama mengalahkan Hillary dengan perolehan suara 55 persen. Sedangkan Hillary hanya mendapat 27 persen suara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obama dalam pidato kemenangannya menggambarkan dirinya sebagai agen perubahan. Sedangkan Hillary sebagai agen yang menyuarakan status quo.

"Ada perbedaan nyata antara para kandidat. Kami ingin lebih dari sekadar perubahan partai di Gedung Putih. Kami ingin mengubah status quo secara fundamental di Washington," seru Obama seperti dilaporkan AFP, Minggu (27/1/2008).

Pendukung Obama pun menyambut pidato itu dengan semangat. "Kami ingin perubahan" dan "Ya, kami bisa!"

Diperkirakan setengah dari sekitar 300.000 pemilih di South Carolina merupakan warga kulit hitam.

Obama yang berayah Kenya dan ibu seorang perempuan kulit putih AS mendapat suara melimpah dari warga kulit hitam sebanyak 81 persen, sedangkan Hillary 17 persen.

Namun Obama tidak suka kemenangannya dikaitkan dengan hal-hal rasial. "Ini bukan soal hitam versus putih. Pemilihan ini tentang masa lalu versus masa depan," pungkas senator Illinois ini.

Sedangkan Hillary mengakui kekalahannya di South Carolina dan tetap menyuarakan perjuangannya untuk menjadi presiden perempuan pertama di AS.

"Saya sudah menelepon Senator Obama dan mengucapkan selamat kepadanya," kata Hillary, mantan ibu negara yang juga Senator New York ini dalam keterangan tertulisnya.

Sementara mantan senator John Edwards harus puas di posisi ketiga dengan perolehan suara 18 persen. Namun dia akan tetap terus ikut pertempuran selanjutnya di Florida. (sss/ana)


Berita Terkait