Sebagian Besar Lahan Kritis Justru Milik Masyarakat

Sebagian Besar Lahan Kritis Justru Milik Masyarakat

- detikNews
Minggu, 27 Jan 2008 10:35 WIB
Solo - Sebagian besar lahan kritis di Indonesia adalah tanah milik masyarakat. Lahan-lahan tersebut kebanyakan berada di sekitar kawasan hutan lindung dan di sepanjang daerah aliran sungai.

Demikian disampaikan oleh Menteri Kehutanan MS Kaban di sela-sela membuka kegiatan Green Forest di GOR Iboe Koe, Cemani, Sukoharjo, Minggu (27/1/2008).

Karena kondisi tersebut, menurut Kaban, masyarakat harus selalu dilibatkan dalam setiap usaha konservasi yang dilakukan pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah tidak akan efektif bila tidak didukung oleh kesadaran konservasi dari masyarakat. Ini yang sebenarnya sangat penting. Masyarakat harus mau mengubah pola tanam musimannya, karena tanaman seperti jagung, singkong dan sayuran tidak terlalu bagus untuk kawasan yang berada di sekitar hutan lindung," jelasnya.

Kaban menambahkan, Departemen Kehutanan telah menargetkan penghijauan 1,7 juta hektar lahan kritis di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2008. Salah satu wilayah yang akan menjadi titik fokus kegiatan penghijauan itu adalah lahan-lahan yang berada di sepanjang aliran sungai sebagai upaya mencegah kekurangan air dan bencana longsor. (sss/ana)


Berita Terkait