Bag-bagi duit itu dilakukan di atas pesawat Garuda Indonesia GA 981 jurusan Jeddah - Jakarta pada Sabtu (26/1/2008) sekitar pukul 08.00 WIB atau sejam sebelum pesawat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pesawat yang membawa JK dan para deportan itu mendarat pada pukul 09.00 WIB.
Seperti diketahui, JK melakukan ibadah Umroh sekaligus berkesempatan menyaksikan prosesi pencucian Kabah. JK berangkat Selasa 22 Januari 2008. Sepulang dari umroh itulah, JK yang menggunakan penerbangan reguler berbarengan dengan 326 WNI yang diusir paksa oleh Pemerintah Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat berbaret merah itu terlihat bertindak berlebihan. Mereka tak segan-segan mengayunkan pentungan kepada para WNI yang diusir paksa itu.
Nah kembali ke soal bagi-bagi duit dari JK. Duit USD 3.000 dan Rp 2,5 juta itu dibagikan secara acak. Ada yang ketiban rejeki USD 100 ada pula yang ketiban Rp 200.000. Sudah barang tentu tidak merata. Tapi, mereka, para deportan terlihat sangat antusias menyambut JK yang dari kelas bisnis berjalan hingga ke area kelas ekonomi di bagian belakang. JK juga terlibat dialog dengan para deportan. (asy/asy)










































