"Saya tidak merasa bermasalah," ujar Polly di kediamannya di Perumahan Pamulang Permai Blok B No 1, Tangerang, Jumat (25/1/2008) 22.50 WIB, ketika akan digelandang ke LP Cipinang.
"Semua yang terjadi adalah akrobat hukum. Mengapa saya diperlakukan seperti ini. Anjing saya sakit saja saya rawat, dan saat mati saya makamkan selayaknya manusia," imbuh dia dengan suara bergetar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































