Bangsa Mandiri dan Terhormat Menurut SBY

Bangsa Mandiri dan Terhormat Menurut SBY

- detikNews
Jumat, 25 Jan 2008 22:36 WIB
Jakarta - Berjuang untuk mandiri dan bermartabat bukan hal yang mudah bagi bangsa Indonesia. Menurut Presiden SBY masih banyak prasyarat yang harus penuhi lebih dulu oleh bangsa ini.

"Bangsa yang terhormat diukur dari standar kehidupan layak, terbebas dari kemiskinan ekstrem. Bangsa kita kalau masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan, belum bisa dikatakan bermartabat," kata SBY dalam orasi kebudayaannya dalam HUT ke 15 CIDES, di Hotel Shangrilla, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (25/1/2008).

Menurut SBY, Indonesia juga harus mewujudkan potret diri yang aman dan tertib. Bangsa yang mandiri juga punya ekonomi berkesinambungan yang tidak terikat utang luar negeri. Demokrasi pun tumbuh sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Martabat bangsa juga diukur dari pemerintahan yang baik dan bebas dari korupsi kronis. Lingkungan hidup terpelihara baik, pendidikan yang maju dan kesehatan yang layak," imbuh SBY.

Olahraga juga punya peran penting mengangkat kehormatan bangsa. Prestasi olahraga akan membanggakan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia juga harus punya peran internasional yang aktif dan diakui. Selain 10 syarat bangsa bermartabat tadi, masih ada juga syarat menjadi bangsa mandiri.

"Bangsa mandiri adalah yang tidak punya ketergantungan absolut dengan bangsa lain. Kita juga harus dapat menyediakan sebagian kebutuhan dasar kita, sandang, pangan, papan," jelas SBY.

Bangsa yang mandiri, lanjut SBY, tidak terjerat hutang luar negeri, tidak didikte pihak asing secara politik, ekonomi, dan militer. Bangsa mandiri juga memiliki penguasaan iptek.

"Yang terakhir, bangsa yang mandiri memiliki sumber daya alam yang benar-benar dapat dikelola oleh bangsa sendiri," pungkas SBY. (fay/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads