Demikian kata Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan konsultasi dengan pemerintah di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta (25/1/2008).
"Setahu saya yang membuat mahal adalah fee 'kendaraan' parpol. Maka solusinya adalah mempermudah calon independen, karena dia tidak perlu mengeluarkan biaya untuk parpol" kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertolak belakang dengan Indonesia, para kandidat kepala daerah di negara demokrasi lain tidak perlu mengeluarkan dana pribadi untuk fee parpol yang mengusungnya sebagai calon. Malah pihak parpol yang mencari calon berpotensi kemudian membiayai segala keperluan kampanye.
"Di sini kan terbalik, calon yang biayai. Kalau pengeluarannya sampai puluhan milyar, bagaimana kembalinya? Capek deh...," imbuh Ginanjar sambil memasuki mobil dinasnya.
(lh/nvt)











































