Diminta Hemat, 5 Pos Anggaran TNI AD Tidak Dipangkas

Diminta Hemat, 5 Pos Anggaran TNI AD Tidak Dipangkas

- detikNews
Jumat, 25 Jan 2008 13:48 WIB
Jakarta - Presiden SBY telah mengintruksikan agar TNI melakukan penghematan anggaran pada 2008. TNI Angkatan Darat tidak akan memangkas anggaran di lima pos anggaran yang ada. "Anggaran TNI AD 2008 ini sudah sesuai denga kebutuhan yang telah direncanakan. Jadi tidak mungkinlah ada pemangkasan anggaran di lima pos tersebut," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo.

Hal itu disampaikan Agustadi dalam jumpa pers sebelum Rapim TNI AD di Mabes AD, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2008).

Namun demikian, lanjut Agustadi, pihaknya tetap akan melakukan pengetatan atau penghematan anggaran sesuai instruksi Presiden tersebut. Menurutnya, ada lima pos anggaran yang tidak bisa dipangkas, yaitu pos untuk gaji prajurit dan PNS, operasi militer, pendidikan, latihan komando dan pemeliharaan alutsista.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agustadi, lima pos anggaran tersebut, tidak akan diganggu karena menyangkut nyawa personel TNI AD. Hal ini agar tugas pokok TNI AD bisa berjalan dengan baik.

"Jika ini terjadi pemerintah akan menanggung biaya yang lebih besar lagi," tandas Agustadi.

Menyinggung kemungkinan terjadi pembengkakan anggaran akibat faktor rekanan, Agustadi menegaskan, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan terbaru mengenai rekanan tersebut. Namun ditegaskannya, jika pada prakteknya nanti terjadi pembengkakan anggaran, maka rekenan-rekanan tersebut akan ditertibkan. (zal/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads