Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Bambang Suparsono menyatakan kasus Roroy tetap akan dibuka. Pihaknya masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan dari pihak keluarga korban.
"Kami pun berencana berkoordinasi dengan pihak kepolisian Medan," ujarnya ketika disinggung mengenai penelusuran Ujang, nama yang disebut-sebut korban dalam suratnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil visum pihak rumah sakit, lanjut Bambang, disimpulkan jika kematian Roroy akibat benturan yang sangat keras.
Polisi menemukan secarik surat dalam dompet korban yang isinya meminta pihak kepolisian untuk menghubungi Ujang. Bahkan Roroy pun meminta jenazahnya diserahkan kepada Ujang di Bogor. Padahal keluarga Roroy berada di Garut. Saat polisi menghubungi Ujang yang nomor HP-nya ditulis Roroy, Ujang menyatakan dirinya kini sedang berada di Medan.
Roroy menjatuhkan diri dari lantai 8 Gedung Administrasi Pusat Kampus Maranatha dan menimpa sepeda motor yang diparkir di halaman gedung pada Kamis 24 Januari. (ern/sss)











































