Police Line Masih Terpasang, Kuliah Jadi Tak Nyaman

Bunuh Diri di Kampus Maranatha

Police Line Masih Terpasang, Kuliah Jadi Tak Nyaman

- detikNews
Jumat, 25 Jan 2008 09:35 WIB
Bandung - Sehari setelah insiden bunuh diri Roroy Royani alias Yani Anggraeny (29) di Universitas Kristen Maranatha, Jalan Surya Sumantri, police line terlihat masih terpasang. Bahkan motor yang tertimpa tubuh Roroy masih ada. Sebagian mahasiswa mengaku tidak nyaman dengan pemandangan itu.

Dari pantauan detikcom sekitar pukul 08.30 WIB, Jumat (27/1/2008), police line masih terpasang baik di lantai 8 Gedung Administrasi Pusat serta di halaman gedung tersebut. Bahkan sepeda motor Suzuki AS plat nomor D5428 BP masih berada di posisinya, tidak berubah sama sekali. Motor terlihat hampir jatuh namun tertahan tembok.

Menurut salah seorang satpam kampus Maranatha, Wahyu, pihak rektorat memang telah memerintahkan agar TKP aksi bunuh diri Roroy tidak diganggu. "Kami tetap jaga agar TKP tidak ada yang mengutak-atik," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena hari masih pagi, masih belum terlihat banyak mahasiswa. Hanya segelintir mahasiswa yang lalu lalang di kampus. Saat mereka melewati lokasi kejadian, banyak di antaranya yang melihat sekilas kemudian kembali melanjutkan langkahnya.

Salah seorang mahasiswa Maranatha, Timotius, mengatakan dirinya cukup terganggu dengan adanya police line yang masih terpasang. Dia mengaku saat
kejadian, dirinya sedang berada di kampus.

"Saya merasa terganggu melihat police line masih ada, karena saya kok melihat itu mengganggu imej kampus," ujarnya. Sementara mahasiswa lainnya mengaku mengetahui aksi bunuh diri Roroy dari media.

Jenazah Roroy sendiri sudah dijemput oleh pihak keluarga dari Garut pukul 02.00 WIB, Jumat (25/1/2008). Meski masih menyimpan misteri mengenai sosok A Ujang yang Roroy sebut dalam surat, kini jenazah ibu dua anak itu sudah dimakamkan di Garut.

Menurut tayangan CCTV, Roroy melakukan aksi bunuh diri dengan terjun bebas dari balkon lantai 8 Gedung Administrasi Pusat Maranatha sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (25/1/2008). Saat jatuh, dia menimpa sebuah sepeda motor yang terparkir di halaman gedung. Seketika juga dia tewas dengan patah paha dan lengan serta retak bagian kepala. (ern/aba)


Berita Terkait