Berbicara dalam jamuan Indonesia Thanks the World menyambut pembangunan Aceh dan Nias, SBY menceritakan konflik dengan GAM seperti tidak berujung. Sebulan sebelum tsunami, SBY di Banda Aceh menyerukan penghentian konflik.
"Saat itu saya belum mendapat respons meyakinkan," kata SBY di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada tragedi di Aceh, kenapa tidak kita akhiri konflik dan membangun Aceh," ujarnya.
Gayung bersambut dari GAM, menuju pada MOU Helsinki yang menandai perdamaian di Aceh. Peristiwa ini menjadi titik balik dan akhir dari konflik 30 tahun.
"Aceh yang lebih damai dalam keluarga besar bangsa Indonesia. Ini berkah di balik musibah," pungkas SBY.
(fay/aba)
