Diizinkannya TNI mengirim dua personelnya dari Korps Wanita TNI oleh PBB karena dinilai selalu sukses menjalankan misi perdamaian.
"Jika selama ini tugas tersebut didominasi oleh prajurit pria, maka sejak tahun 2008 ini Indonesia memperoleh kepercayaan melibatkan prajurit wanita," kata Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dalam jumpa pers usai Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Djoko, pihaknya baru saja mengirim Mayor Kowad Nita Siahaan dan Mayor Wara Ratih Pusparini untuk melaksanakan tugas sebagai military observer dalam MONUC di Kongo.
Sementara pasukan Kontingen Garuda (Konga) XX-E yang bertugas di Kongo memusnahkan granat mortir tipe 60 milimeter yang ditemukan atas perintah Panglima Eastern Division.
Sebelumnya, pasukan Konga XX-E pada 16 Januari lalu menemukan Unexploded Ordinance (UXO) jenis granat mortir type 60-MM. Penemuan itu ditindaklanjuti oleh Eastern Division dan dilangsung dimusnahkan pada 22 Januari 2008. (zal/sss)











































