"Itu merupakan indikasi atau pertanda bahwa kita, di mana suatu tempat yang timbul konflik anarkis, kita belum siap melaksanakan demokratisasi," kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dalam jumpa pers usai Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/1/2008).
Hal itu disampaikan dia ketika ditanya banyaknya konflik dalam pilkada, di mana ada yang belum siap menang atau kalah, termasuk pertentangan calon dari mantan militer atau sipil. Namun begitu, menurutnya, bila ada implikasi politik lainnya tentunya bukan kewenangan TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Djoko, pihaknya akan terus berupaya agar keretakan atau perpecahan di masyarakat bisa diredam atau diatasi. "Tentunya TNI akan membantu itu," imbuhnya.
(zal/nvt)










































