Mendagri Mardiyanto diminta Menteri PU Djoko Kirmanto ikut membantu menyukseskan pembangunan jalan tol dengan mengingatkan pemda-pemda yang tidak kooperatif.
"Di beberapa daerah, pemerintah setempat kurang kooperatif dan tidak berkoordinasi dengan baik. Bahkan ada yang menetapkan nilai jual objek pajak (NJOP) tidak sesuai standar. Karena itu kita minta mendagri bisa membantu," kata Djoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko mengatakan, jika pembangunan jalan tol berjalan lancar sesuai dengan rencana, maka berdampak baik secara ekonomi terhadap wilayah-wilayah yang dilalui jalan tol.
Selain itu, Komisi V juga diminta menyosialisasikan pembebasan lahan pada masyarakat. Sebab hingga kini, target pemerintahan SBY membangun 1.000 km lebih jalan tol belum tercapai.
"Karena itu, kalau ada investor yang mau membangun jalan tol disambut baik. Karena dengan jalan tol itu, wilayah yang belum berkembang menjadi cepat berkembang," imbuhnya.
Mendagri Mardiyanto yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan siap membantu untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur tersebut. Dia berjanji akan berkomunikasi intensif dengan pemda-pemda yang wilayahnya terkena pembangunan jalan tol.
"Kalau daerah main-main dengan program ini, kami sudah antisipasi. Ini supaya pejabat tidak macam-macam. Kalau pejabat main-main dengan proyek ini, apalagi untuk kelanjutan jabatannya seperti bermain NJOP, akan ada tindakan tegas," kata Mardiyanto.
Selain Mendagri, Menteri Kehutanan MS Kaban juga akan dimintai bantuan. Hal itu dikarenakan adanya wilayah hutan yang akan dilalui pembangunan jalan tol. Dengan bantuan dari berbagai pihak itu diharapkan pembebasan lahan akan lancar. (nvt/sss)











































