SBY: TNI Jangan Didikte Rekanan

SBY: TNI Jangan Didikte Rekanan

- detikNews
Kamis, 24 Jan 2008 13:50 WIB
Jakarta - Proyek pengadaan alat utama sistem persenjataan dan pertahanan (alutsista) jajaran TNI ditetapkan berdasarkan pada kebutuhan aktual. Bukan karena bujukan dari pihak rekanan TNI.

Demikian wanti-wanti Presiden SBY kepada para perwira tinggi TNI peserta Rapim TNI 2008 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/1/2008).

"Pengadaan alutsista dan perlengkapan militer yang tepat, jangan didikte rekanan. Tapi rekanan didikte saudara sesuai kebutuhan. Kalau perlu tanpa rekanan. Saya ingin agar efisien, tepat, dan tidak ada penyimpangan," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY memaparkan, operasi militer aktual TNI adalah menjaga keamanan dan pertahankan keutuhan NKRI. Maka pos pembiayaan yang harus ada adalah patroli rutin, perawatan perlengkapan, peningkatan kewaspadaan, dan pelatihan bagi prajurit.

"Jangan sampai kapal selam tidak bisa muncul ke permukaan dan kapal permukaan malah bisa menyelam gara-gara kurang perawatan. Kalau prajuritnya tidak berlatih, bisa keok saat perang nanti," cetus SBY disambut senyum dan tawa kecil hadirin. (lh/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads