Pantauan detikcom di jalan-jalan protokol Denpasar, Kamis (24/1/2008), spanduk Wiranto yang bertebaran itu bertuliskan 'Selamat Hari Raya Galungan' kepada umat Hindu.
Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ketua Musyawarah Pimpinan Daerah (MPD) PKS Bali M Suhaimin Suparmadi, dia mengakui ada masalah koordinasi dengan PKS pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, imbuhnya, karena masih ada tarik ulur penentuan logo Mukernas. Logo yang diusulkan adalah gambar gapura yang terbelah dua atau disebut candi bentar yang mengapit lambang PKS. Namun sebagian kalangan PKS menentangnya.
"Sempat ada perbedaan pendapat dalam memaknai candi bentar itu. Karena ada yang menganggap itu tempat ibadah. Tapi setelah dibahas akhirnya disepakati itu produk budaya," tutur Permadi.
Rabu 23 Januari 2008 kemarin, ujarnya, akhirnya disepakati logo Mukernas dengan gambar gapura itu. (nwk/nrl)











































