Sebelumnya, pasukan Konga XX-E pada tanggal 16 Januari lalu menemukan UXO (Unexploded Ordnance) jenis granat mortir type 60-MM. Penemuan itu ditindaklanjuti oleh Eastern Division dan dilangsung dimusnahkan pada 22 Januari 2008.
Seperti rilis yang diterima detikcom dari Puspen TNI, Kamis (24/1/2008), pemusnahan dilakukan oleh Komandan Satgas Letkol Czi T Yoga Pranoto yang sedang melakukan perjalanan ke Beni. Selanjutnya tugas pemusnahan sepenuhnya diserahkan kepada Tim Explosive Ordnance Disposal (EOD) atau Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) yang berada dibawah pimpinan Lettu Czi Muhlasin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TNT dan perlengkapan yang digunakan oleh Tim EOD Indonesia dalam pemusnahan sudah sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan oleh MONUC PBB, dan anggota kontingen Indonesia telah berkerja dengan sangat profesional dan penuh tanggung jawab," kata Kepala Zeni Eastern Division Letkol Eng Raman Bala Subramanian dari India. (zal/nvt)











































