Moerdiono Tolak Komentari Petrus

Moerdiono Tolak Komentari Petrus

- detikNews
Kamis, 24 Jan 2008 11:49 WIB
Jakarta - Komnas HAM akan memutuskan nasib kasus penembakan misterius (petrus) bulan depan, apakah akan dinaikkan sebagai penyelidikan atau tidak. Sakitnya Pak Harto tidak akan menjadi halangan.

Bagaimana keluarga Cendana merespons hal ini? Eks Mensesneg Moerdiono yang selama Pak Harto dirawat di RSPP menjadi 'jubir' keluarga, enggan berkomentar.

"Kita bicara kesehatan Pak Harto saja," elaknya saat ditanya wartawan tentang hal itu di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Kamis (24/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Rabu kemarin, Komnas HAM Yoseph Adi Prasetyo yang biasa dipanggil Stanley menyatakan, kasus petrus yang banyak menelan korban di masa pemerintahan Soeharto harus dikuak dalang dan pelakunya dari atas hingga para pelaku di tingkat bawah.

Dia menuturkan, Soeharto dalam sebuah bukunya memang mengakui petrus dilakukan untuk memerangi gang-gang penjahat.

Namun pada praktiknya banyak korban yang sama sekali tidak pernah berhubungan dengan dunia hitam. Justru korban pertama kali adalah seorang petinju di Malang dan petani yang saat itu mengkritisi kebijakan Orde Baru, termasuk tokoh pemuda dan aktivis.

"Kita semua sepakat bahwa kasus ini harus diteruskan. Nanti tim akan memberikan hasil kepada paripurna, kalau ini diterima tentu akan ditingkatkan sesuai UU 26/2000 atau ke proses penyelidikan," ujarnya.
(irw/nrl)


Berita Terkait