Buntutnya, sang ibu pun turun tangan. Dia meminta Perdana Menteri (PM) Australia Kevin Rudd yang notabene atasan Roxon, agar memberikan waktu libur supaya putrinya bisa menikah. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Kamis (24/1/2008).
Roxon memang berencana menikah dengan pria yang selama ini telah menjadi pasangannya, Michael Kerrisk. Hubungan keduanya telah dianugerahi seorang putri bernama Rebecca yang kini berusia 2 tahun.
Namun dengan kesibukannya sebagai figur oposisi, kampanye pemilihan dan sekarang menjadi menteri, Roxon benar-benar tak punya waktu untuk menggelar pesta pernikahan. Apalagi dia harus menyelesaikan kesepakatan kesehatan dengan negara-negara bagian Australia yang dijadwalkan pertengahan tahun ini.
Namun ibu sang menteri, Lesley, membawa masalah ini ke otoritas yang lebih tinggi. Dalam acara pengambilan sumpah para menteri belum lama ini, Lesley menghampiri PM Rudd.
"Selamat Kevin. Sekarang saya perlu menyampaikan bahwa Nicola membutuhkan libur 2 minggu tahun ini supaya dia bisa menikah," ujar Lesley kepada PM Rudd.
Rudd pun menjawab bahwa Roxon bisa memanfaatkan libur akhir pekannya untuk menikah. Tidak jelas apakah dia akan dibolehkan berlibur selama 2 minggu. (ita/sss)











































