Mengapa Inisiasi Menyusu Dini Tak Selalu Dipraktekkan?

Mengapa Inisiasi Menyusu Dini Tak Selalu Dipraktekkan?

- detikNews
Kamis, 24 Jan 2008 09:44 WIB
Jakarta - Inisiasi menyusu dini adalah membiarkan bayi merangkak di dada ibunya untuk menyusu. Namun tidak semua tempat persalinan memahami metode yang benar ini.

Masih ada saja tempat persalinan yang enggan mempraktekkan hal ini dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, Ketua Umum Laktasi Indonesia Utami Roesli, meminta pasangan suami-istri mencari tempat persalinan yang menerapkan metode ini.

"Ya harus bersedia shopping. Kalau tidak mau, cari saja yang lain," usulnya usai menghadiri Deklarasi Inisiasi Menyusu Dini Ibu Hamil DKI Jakarta di Plenary Hall, Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan memakan waktu kerap digunakan tenaga dokter atau bidan menolak inisiasi menyusu dini. Mereka lebih memilih cara konservatif dengan langsung memandikan bayi, menyelimutinya, dan setelah itu 'menjejali' ASI.

Utami mengatakan, alasan seperti itu tidak bisa diterima. Sebab, saat proses inisiasi yang bisa menghabiskan waktu 1 jam itu, dokter atau bidan bisa membantu pasien lain.

"Saya saja habis membantu kelahiran cucu, saya tinggal bantu pasien lain. Kan ada bapaknya yang tungguin. Suruh bapaknya jagain dong jangan sampai anaknya jatuh," pungkasnya. (gah/nvt)


Berita Terkait