"Kalau selama ini Ibu Megawati menantang kaum muda untuk tampil, kita juga tantang Ibu Mega untuk mengeluarkan orang muda," kata Ketua FPKS Mahfudz Siddiq di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (23/1/2008).
Dituturkan dia, PKS akan berupaya mengeluarkan kader-kadernya untuk tampil sebagai pemimpin politik kaum muda. Hal ini akan dibahas dalam Mukernas di Bali pada 1-3 Februari 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu hal yang kecil saja. Kita tidak terjebak pada nama-nama yang sudah muncul. Tapi lebih luas lagi, kepemimpinan nasional, terutama kepemimpinan pemuda," ujar dia.
Tiga agenda pokok ini adalah mengevaluasi kinerja partai selama tahun 2007. Konsolidasi menghadapi 2009. Dan rekomendasi kepada pemerintah terhadap beberapa hal yang dianggap penting, termasuk prospek ekonomi.
Mahfudz mengatakan, PKS sudah mengevaluasi kinerja SBY secara menyeluruh. Jadi kalau kita ditanya apakah kita akan cabut dukungan, jawabannya tidak, karena evaluasi ini untuk mengingatkan semua, tidak hanya kepada pemerintah," imbuh Mahfudz.
Mahfudz menjelaskan, dari hasil evaluasi sektor ekonomi memang menjadi sorotan dalam pemerintah SBY-JK. Alasannya, dalam sektor ini pemerintah SBY-JK memiliki rapor yang buruk.
"Rapor SBY 4 untuk sektor ekonomi. Karena banyak target yang tidak tercapai," pungkas dia.
Mukernas berlangsung di Hotel Inna Sanur Bali yang akan diikuti seluruh pimpinan wilayah dan daerah seluruh Indonesia. Bali dipilih sebagai tempat berlangsungnya acara untuk mengukuhkan, bahwa PKS tidak hanya partai untuk umat Islam saja, tapi menyeluruh. (mly/sss)











































