Resep Win Win Solution Soeharto Ala Yusril

Resep Win Win Solution Soeharto Ala Yusril

- detikNews
Rabu, 23 Jan 2008 14:08 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Hendarman Supanji masih tarik ulur dengan Cendana untuk menuntaskan masalah perdata mantan Presiden Soeharto. Mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra punya usul.

Menurut Yusril, keluarga Soeharto dan pengurus yayasan harus rela menyerahkan yayasan kepada negara. Segala piutang yayasan ditagih setelah diambil alih negara.

"Ini lebih cepat. Pemerintah bebas tekanan politik, keluarga Soeharto tidak hilang muka. Itu win win solution," kata Yusril usai Dialog Nasional Pemuda Indonesia di Gedung KNPI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (23/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usul deponering atau penutupan kasus demi kepentingan umum, yang dilontarkan Ketua Lemhanas Muladi, menurut Yusril tidak cocok.

"Deponering itu untuk pidana, kalau perdata tidak ada," cetusnya.

Yusril menilai pemerintah, pengurus yayasan, dan keluarga Soeharto harus duduk bersama dan berbicara. Tidak ada alasan Soeharto sebagai ketua yayasan sedang sakit.

"Kan ada pengurus yayasan. Kalau Soeharto sakit siapa yang yang bisa bertindak atas nama yayasan," kata Yusril.

Kalaupun Soeharto sampai meninggal, lanjut Yusril masalah perdata bisa dilanjutkan. Yayasan memang tidak bisa diwariskan, namun gugatan untuk Soeharto pribadi bisa diwariskan.

"Tapi harus ada gugatan baru untuk anak-anaknya," pungkas Yusril. (fay/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads