Tes Kesehatan, Agum Dikawal Puluhan Pria Berbaju Loreng

Tes Kesehatan, Agum Dikawal Puluhan Pria Berbaju Loreng

- detikNews
Selasa, 22 Jan 2008 18:43 WIB
Bandung - Dengan dikawal 20 orang yang mengenakan pakaian loreng berwarna merah yang merupakan satgas dari PDIP, Agum Gumelar ke luar ruangan paviliun Parahyangan, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), tempat dilaksanakan medical check up pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat (Jabar).

Puluhan satgas itu mulai berkumpul 30 menit sebelum kedatangan Agum. Saat Agum datang, para satgas tersebut langsung membentuk barisan menyambut kedatangannya. Setelah Agum masuk ke ruang pemeriksaan kesehatan, satgas tersebut membubarkan diri.

Agum yang saat kedatangannya juga ditemani oleh dokter pribadinya membantah melakukan persiapan yang berlebihan untuk medical check up."Saya hanya menjaga makanan yang saya konsumsi, mengingat umur saya. Di samping itu juga saya rajin berolah raga," kata Agum di RSHS, Jalan Pasteur, Bandung, Selasa (22/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika disinggung tentang dokter pribadinya, Agum membantah bahwa dokter tersebut membantunya dalam menghadapi medical check up tersebut. "Dia hanya menemani saja. Lagian juga tidak ada yang bisa masuk ke ruangan pemeriksaan selain calon dan dokter dari RSHS," kata pria yang saat itu mengenakan baju koko berwarna putih.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Yudi Yusri, dokter pribadi Agum Gumelar yang saat itu datang menemani. "Saya hanya menemani saja. Tidak ada campur tangan dalam pemeriksaan. Saya hanya menunggu di lantai 4 tanpa boleh masuk ke dalam ruangan pemeriksaan," ujar dia.

Berbeda dengan Agum yang ke luar pertama kali, pasangannya dalam paket "Aman" yakni Nu'man Abdul Hakim ke luar terakhir. Tadi pagi Nu'man datang pukul 08.15 WIB, terlambat 45 menit dari waktu yang semestinya.

Nu'man membantah terlambat bangun tidur. "Memang saya tidur jam 1 malam, tapi bukan karena itu saya tadi datang terlambat. Ajudan saya yang salah memberikan informasi, awalnya disebut pemeriksaan pukul 10.00, ternyata tadi pagi tiba-tiba disuruh datang pukul 08.00," ujar dia.

Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 8 jam itu diikuti oleh semua pasangan calon. Pemeriksaan dilakukan mulai dari fisik luar sampai dengan syaraf. Nu'man mengaku sangat setuju dengan proses pemeriksaan kesehatan ini. "Saya pikir ini baik, karena untuk bisa melaksanakan tugasnya, pejabat harus mempunyai fisik yang sehat," kata Nu'man.

Pemeriksaan kesehatan yang detil membuat Nu'man mengaku merasa tersiksa. "Saya nggak kuat kalau disuruh tidak merokok. Ini juga saya akan langsung merokok," kata pria yang tampak gagah mengenakan setelan safari. Memang prosedur untuk medical check up, para pasangan disarankan untuk puasa karena akan diambil sampel darahnya. (afz/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads