2 Tahun Sudah Ariel Sharon Koma

2 Tahun Sudah Ariel Sharon Koma

- detikNews
Selasa, 22 Jan 2008 15:05 WIB
Tel Aviv - Dalam lawatan ke Israel belum lama berselang, Presiden AS George W Bush sempat mengadakan pertemuan khusus dengan dua putra Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri (PM) Israel yang terbaring koma di rumah sakit di Tel Aviv. Pertemuan itu merupakan bentuk penghormatan Bush kepada Sharon, sekutu lamanya.

Tak terasa sudah dua tahun Sharon berada dalam kondisi tak sadarkan diri tersebut. Juru bicara Chaim Sheba Medical Centre, tempat Sharon dirawat, mengatakan bahwa kondisi medis Sharon belum berubah secara dramatis.

Namun ada beberapa respons dari Sharon atas sejumlah stimulus yang diberikan. Hingga saat ini, Sharon masih dihubungkan ke respirator dan diberi makan melalui mesin penunjang. Namun menurut teman-temannya, Sharon yang bulan Februari nanti akan genap berusia 80 tahun, bisa bernafas sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu meski masih terhubung dengan sejumlah mesin penunjang, bukan berarti hidupnya semata-mata bergantung pada alat-alat medis. Karena itu tak ada kemungkinan untuk mengakhiri hidupnya dengan mencabut alat-alat medis tersebut.

"Dia bernafas secara spontan, bukan dengan respirator," kata Dov Weissglas, pengacara di Tel Aviv yang telah bertahun-tahun menjadi sahabat Sharon seperti dilansir News.com.au, Selasa (22/1/2008).

"Jika kita menghentikan mesin makanan, berarti dia lambat-laun akan mati kelaparan dan kehausan. Tak seorang pun yang akan melakukannya. Dalam hal orang yang koma, dia sangat hidup," tuturnya.

Dalam wawancara dengan media Israel belum lama ini, dua putra Sharon, Omri Sharon dan Gilad Sharon mengaku optimistis ayah mereka akan sadar dari komanya suatu hari nanti.

Bersama anggota keluarga lainnya, kedua putra Sharon itu setia menjenguk ayahnya setiap hari. Mereka biasanya membacakan berita terbaru untuk Sharon.Sharon mengalami koma sejak menderita serangan stroke hebat pada Januari 2006 lalu.Β  (ita/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads