Adik Heryawan yang bernama Hendrawan (40) menjemput jenazah ke RSCM. Namun jenazah masih diotopsi.
Dengan dipapah temannya karena shock, Hendrawan sekitar pukul 13.30 WIB tiba di RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hendrawan, dirinya tidak mempunyai firasat apa pun sebelum kakak kandungnya tewas. "Nggak ada apa-apa, namanya juga musibah," kata Hendrawan.
Diceritakan Hendrawan, Heryawan merupakan anak kedua dari 7 bersaudara. Istri pertama Heryawan telah meninggal dan Heryawan menikah lagi dengan Uci dan memperoleh 2 anak. Sedangkan dari istri pertama, Heryawan memperoleh 1 anak.
"Anak yang terakhir masih 4 bulan. Dia sedang sakit panas," ucap Hendrawan.
Saat ditanya apakah pihak keluarga akan meminta tanggung jawab perusahaan, Hendarwan menyatakan hal itu akan dilakukan setelah proses pemakaman.
"Itu nanti sajalah, yang penting masalah pengurusan jenazah clear," kata pria yang mengenakan baju warna krem tua kotak-kotak ini.
Rencananya jenazah Heryawan akan dimakamkan sore ini juga. Heryawan sendiri menetap di Bintaro Permai. (nik/nrl)











































