"Pak Harto sekarang lagi transfusi darah. Darahnya darah A, 100 cc. Keadaannya tidak menentu, semua mesin masih dipasang," ungkap OC Kaligis di RSPP, Jalan Kyai Maja, Jakarta, Selasa (22/1/2008).
Pak Harto, imbuh dia, lebih banyak istirahat. Karenanya di lantai 5 ditempel tulisan 'Tidak terima kunjungan'. "Jadi tamu-tamu tidak ada kecuali keluarga. Tadi dokter cuma satu yang terlihat," ujar Kaligis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kasus perdata Pak Harto, Kaligis mengatakan, karena ketua Yayasan Supersemar telah meninggal, maka pihaknya akan meminta jaksa membuat gugatan baru.
"Orang mati kan sudah tidak bisa digugat lagi. Jaksa bilang hanya buang-buang waktu, saya bilang tidak. Ini soal hukum acara dulu. Orang mati bisa digugat apa tidak, itu saja. Itu diputuskan minggu depan," katanya.
(umi/nrl)











































